Langsung ke konten utama

Karya Tugas Akhir (TA) AKMR



 IKUIK SATO dan SAYANG SERAWAK
         
Deskripsi Karya
Komposisi musik IKUIK SATO merupakan bentuk baru dari sumber ide penciptaan yakni interaksi dari musik tradisi di Riau (randai dan joget). Karya musik ini menceritakan bahwa adanya perlakuan berupa interaksi masyarakat ketika menyaksikan pertunjukan randai dan joget, interaksi antara penonton (masyarakat) dan pemain. Secara bentuk, komposisi musik IKUIK SATO terwujud dari imajinasi komposer ketika menyaksikan (pengalaman) sebuah interaksi kemudian diterapkan kepada pendekatan ilmu (teknik garapan) agar suasana interaksi (baca: tepuk tangan/bukan hal musik) dapat dijadikan rangkaian-rangkaian ritme dan melodi sehingga ekspresi komposer dapat terwujud baik itu secara verbal maupun simbol.
Pertunjukan musik biasanya disuguhkan kepada penonton agar pertunjukan tersebut dapat di apresiasi tentang ekspresi apa yang ingin disampaikan komposer lewat suara-suara musik, dan IKUIK SATO mengekspresikan rangkaian suara-suara tentang orang-orang yang berinteraksi.



Narasi Aransemen SAYANG SERAWAK,

Sayang Serawak,  sayang serawak sungainya sempit
Berbuahlah rengas lambong lambongan
Hendak ku bawa, hendak ku bawa perahu sempit
Hendak ku tinggal tak sampai hati

Biduk ku kayuh, biduk ku kayuh ketengah laut
Terombang ambing tiade kemudi
Jangan disangke, jangan disangke hidupku senang
Mulut ketawe hati menangis




Profil Komposer
Nama                             : Muhammad Fauzan
TTL                               : Pekanbaru, 24-September-1987
Alamat                           : Jl. Surya No.18 Marpoyan Damai Pekanbaru.
Agama                           : Islam
Pendidikan                     : SD 043 Jl. Pepaya, Pekanbaru.
                                        SMP 13 Jl. Ronggowarsito, Pekanbaru.
                                        MAN-01 Jl. Bandeng, Pekanbaru.
Aktivitas                        : -Mahasiswa D-3 AKMR
                                        (Akademi Kesenian Melayu Riau) TA 2005
                                        Jurusan Seni Musik.
- Pada tahun 2010 Mengajar Violin di Sekolah  Musik YAMAHA Pekanbaru.
Judul
Tugas Komposisi
di AKMR                       : - Art-86
                                        - Menari Today
                                        - Semut Beriring
                                        - Ikuik Sato

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warisan Melayu (Portofolio Perkumpulan)

 

Kegiatan Musik dari Komunitas Biola Pekanbaru (2017-2019)

Review Kegiatan yang sudah terselenggara Oleh KOMUNITAS BIOLA PEKANBARU Melalui Poster dan Caption di Media Sosial: Link URL FACEBOOK https://web.facebook.com/komunitasbiola.pekanbaru Link URL INSTAGRAM https://www.instagram.com/komunitasbiolapekanbaru/ 1.  Semangat...! 2017-2018 Semoga penggiat seni khusus biola di Pekanbaru dapat berkontribusi pada generasi sekarang dan seterusnya. 2.  OPEN CALL MUSIC VIOLIN 2017 Hai komponis biola muda Pekanbaru, Riau pada umumnya. Komunitas Biola Pekanbaru  Sedang menyusun kurikulum biola dalam program belajar BS (Be Star). Sedang mencari Karya komposisi musik solo biolin atau dengan ensamble pada tingkat yg berbeda-beda. Komposisi dikirim dalam Format MIDI notasi balok (Aplikasi Sibelius) yang terpilih akan dicetak pada kurikulum belajar biola serta dimainkan pada program belajar (BE STAR). Nama komposer dan judul karya anda akan dicantumkan sebagai identitas pengkarya. Kerenkan....

Anugerah Pesona Indonesia BOKOBA/KOBA (Vote 2020)

Saya cek di internet, kemudian cari di Google dengan keyword:  Anugerah Pesona Indonesia yaitu sebuah ajang apresiasi Pariwisata Terpopuler Indonesia tentunya ini berkaitan dengan sebaran informasi yang akhir-akhir ini jadi topic di media sosial Yaitu Seorang Maestro KOBA/BOKOBA Bapak Taslim. Tapi sebelum itu saya pun tertarik melihat ke laman website tersebut ternyata sudah banyak perhargaan dari berbagai bidang yang tentunya untuk menunjang pariwisata provinsi Riau. Sebagai anak kelahiran Riau, saya pun mencari tahu ' track-record' pesona mana saja yang sudah diapresiasi dalam ajang ini seperti pada tahun 2019 wah... sangat menggerbirakan, Anugerah 2019 yang diterima Provinsi Riau Setidaknya ada 6 dari 18 Kategori.    KATEGORI I. MAKANAN TRADISIONAL TERPOPULER (Most Popular Traditional Dishes) —Juara 1. Pelleng – Kab. Pakpak Bharat —Juara 2. Kue Talam Durian – Kota Pekanbaru —Juara 3. Gulai Itam – Kab. Tebo KATEGORI VII. WISATA OLAHRAGA & PET...